KUTAI TIMUR – Kasus Covid-19 di Kalimantan Timur selalu bertambah setiap harinya. Penambahan kasus ini didominasi oleh klaster Gowa. Klaster Gowa merupakan klaster paling diprioritaskan saat ini.

Klaster Gowa lahir dari kegiatan keagamaan jemaah tabligh yang disebut Ijtima Ulama Dunia 2020 Zona Asia yang sejatinya dilaksanakan di Pesantren Darul Ulum, Pakkatto, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan tanggal 19-22 Maret 2020 lalu. Sebelum kegiatan ini berlangsung, pemerintah bersama aparat membubarkan kegiatan tersebut demi mencegah meluasnya wabah Covid-19. Peserta Ijtima Gowa dipulangkan secara bertahap baik dari dalam maupun luar negeri.

Meski demikian, sejumlah jemaah Ijtima Gowa sempat berkumpul dan melakukan kegiatan bersama selama sehari sebelum bubar jalan.

“Berdasarkan laporan dari panitia pelaksana, ada 1.642 masyarakat Kalimantan Timur yang turut dalam agenda tersebut. Namun hanya 749 jiwa yang terdata.”, ujar Juru Bicara Gugus tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kalimantan Timur, Andi Muhammad Ishak.

Hal ini menimbulkan rasa was-was di tengah masyarakat akibat banyaknya peserta dari Kalimantan Timur yang tidak terdata.

Abdul (37 tahun), seorang warga mengutarakan kekhawatirannya, “Kami cemas, klaster gowa selalu menyumbang banyak kasus positif corona. Apalagi banyak yang belum terdata. Bisa jadi tetangga atau orang terdekat kami dan ternyata mereka berstatus OTG serta tanpa sengaja kami telah melakukan kontak dengan mereka.”

Andi mengumumkan Perkembangan Klaster Gowa hingga saat ini (29/04/2020), yakni sebagai berikut.

Kab/KotaPelaku PerjalananKonfirmasi COVID-19ODPPDPOTG
Berau86743201
Kutai Barat4111316
Kutai Kartanegara10600280
Kuta Timur1127010
Paser464050
Penajam Paser Utara7813630
Balikpapan5125110
Bontang296226
Samarinda2001436170
Total749641417813

Sebelumnya, Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Agus Wibowo mengumumkan, sekira 8000 jemaah tabligh Ijtima Dunia 2020 Zona Asia sudah berkumpul di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

(Ira Jalil _ Relawan Digital Covid-19)

Kategori: Berita

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *