Kutai Timur – Diungkap oleh Juru Bicara Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kalimantan Timur Andi Muhammad Ishak, bahwa jika dicermati dari data pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kalimantan Timur, 74% adalah berjenis kelamin laki-laki. Artinya, jumlah penderita laki-laki lebih banyak dari perempuan. Secara nasional pun, jumlah laki-laki yang terkonfirmasi Covid-19 mendominasi. 

Beberapa faktor penyebab laki-laki lebih banyak terkonfirmasi positif Covid-19 yaitu faktor genetik, hormon, sistem kekebalan tubuh, dan paling penting adalah perilaku yang ada pada laki-laki dan perempuan. Kebanyakan laki-laki melakukan kebiasaan merokok dan minum-minuman keras. Secara umum, hal inilah yang mengakibatkan daya tahan tubuh pada laki-laki menurun. Dari segi kepedulian terhadap kebersihan diri, perempuan lebih disiplin mencuci tangan dibanding laki-laki. Ini juga menjadi penyebab laki-laki lebih banyak terkontaminasi atau terkena virus corona (Covid-19).

Selain itu, covid-19 lebih sering menunjukkan gejala berat bahkan berujung kematian. Khususnya pada kelompok tertentu yang sangat berisiko apabila terinfeksi Covid-19. Kelompok berisiko pertama adalah usia lanjut (di atas 60 tahun). Usia lanjut memang mempunyai banyak hal penurunan daya tahan tubuh akibat proses penuaan, produksi hormon yang sudah tidak maksimal, pengeroposan pada tulang, serta fungsi imun tidak dapat bekerja dengan maksimal. Akibat hal tersebut, usia lanjut tidak dapat melawan apabila terinveksi Covid-19.  Kelompok berisiko kedua adalah orang yang memiliki komorbit (penyakit penyerta) seperti diabetes mellitus (DM), HIIV, hipertensi, asma, kanker, paru, gangguan pernapasan, dan jenis penyakit lainnya. Selain dua kelompok tersebut, ibu hamil pun punya pengaruh berat pada anak yang dikandungnya apabila mereka tertular Covid-19.

Bagi mereka apabila terkena Covid-19, risiko akan semakin memberat dan bahkan mengakibatkan kematian. Oleh karena itu, kewajiban kita untuk melindungi mereka. Bantu mereka agar terhindar dari banyaknya kontak dengan orang lain. Terutama dari diri kita yang tanpa sengaja membawa Covid-19 ke rumah karena kurang mengikuti anjuran yang telah disampaiakan. Sehingga mungkin saja kelompok berisiko terkontaminasi pada kita. Penting bagi kita untuk mengetahui apabila kita sakit atau memiliki gejala atau bahkan pernah berinteraksi/kontak erat dengan yang sudah terkonfirmasi Covid-19. 

Maka cara paling aman adalah jaga jarak dari orang yang berisiko. Senantiasa menggunakan masker apabila berkomunikasi dengan mereka.

(Ira Jalil_Relawan Digital Covid-19)

Kategori: Berita

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *